Sesal - Puisi

Penyesalan datang untuk mengingatkan kita yang lalai..





















Sesal
Karya: Erwin Permadi

Andai semua dapat terulang
Ku ingin saat pertama terlahir ke dunia
Yang penuh akan tanya setiap detiknya
Waktu berlalu memberi arti hidup baru

Kini, aku tengah bersandar
Dari rasa bersalah yang terus membayangi
Jutaan peristiwa kembali terputar
Rasa penyesalan terkubur dalam diri

Dahulu yang kelabu
Malam teramat kelam
Siang dirundung malang
Waktu berlalu begitu saja

Pekat jalan kian berlubang
Diri tersesat jauh teramat dalam
Aku ingin kembali
Bertahan hidup dengan sisa umur saat ini
Walau ku tahu tak kan sanggup
Biarlah aku mencoba
Tolong, menjauhlah walau hanya sedikit
Masa lalu kelamku

Bandung, 01 April 2018


Postingan terkait:

7 Tanggapan untuk "Sesal - Puisi"

  1. berharap memulai hal baru ya mas? biar nanti bisa melakukakn sesuatu yg baru , memperbaiki kegagalan yg terlanjur terjadi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penginnya saya bisa memulai hal baru yang bermanfaat mas, mungkin itulah makna di balik puisi di atas.. Makasih sudah berkenan mampir.

      Hapus
  2. Request puisi tentang "Dendam" bolehkah??? buat dijadikan quote typography nantinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm.. Dendam ya? Mungkin boleh juga, tapi dendam yang baik ya. Karena, saya bukan pendendam orangnya. Hehe..

      Hapus

Silakan berikan tanggapan mengenai postingan di atas.
Gunakan tutur kata yang baik dan sopan.

Komentar anda menambah semangat saya untuk terus ngeblog.