Kereta Malam - Puisi




Kereta Malam
Karya: Erwin Permadi

Di heningnya malam dari hiruk pikuk kota
Ku terduduk di sebuah bangku kereta
Menikmati sebuah kisah perjalanan
Amat menarik 'tuk kita ceritakan

Di sini ku lihat pepohonan yang rindang
Semakin berjalan menjauh ketika keretaku bergerak
Rumah yang begitu kecil, sawah terhampar
Serta gunung yang masih asri
Tinggal tetes cahaya yang ku lihat
Karena pantulan sebuah lampu di jendela kereta

Begitu gemerlap, bagaikan kembang api
Melambai dengan ramah mengajakku pergi
Dari kota yang keras tak kenal henti
Menuju rumah kecil di sebuah desa berseri
Kampung halaman, rumahku sendiri

Bandung, 23 Agustus 2017

" Puisi di atas ditulis saat perjalanan menuju Kampung Halaman lewat Stasiun Cicalengka, di mana pemandangan pelataran stasiun mulai berubah dari masa ke masa. "





Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Kereta Malam - Puisi"

  1. kenangan yg indah pasti ya, mas.

    oiya ini aku yg di MWB dulu. follbek ya biar nggak lupa kawan. salam!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, ada mas beny. Iya, mas. Sebuah kenangan indah agar tidak lupa kita abadikan dalam sebuah karya.

      Terima kasih atas kunjungannya, siap mas. Salam Veteran MWB, hehe :)

      Hapus

Silakan berikan tanggapan mengenai postingan di atas.
Gunakan tutur kata yang baik dan sopan.

Komentar anda menambah semangat saya untuk terus ngeblog.